Saturday, December 11, 2010

Pemboikotan terhadap Bani Hasyim & Bani Muthallib

Dengan Nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Pengasih...



Kafir Quraisy memikirkan bagaimana caranya menghancurkan kaum muslimin. Akibat kemarahan yang meluap ini maka para pemuka Quraisy mengadakan musyawarah yang tujuan utamanya adalah merencanakan pembunuhan Rasulullah saw..


Namun membunuh Muhammad itu bukanlah pekerjaan yang mudah. Bani Hasyim yang satu keturunan dengan Muhammad saw. yang jumlahnya cukup banyak dan sangat kuat pengaruhnya, sungguhpun banyak yang belum memeluk Islam, namun sudah pasti mereka tidak akan berdiam diri kalau salah seorang dari kalangan mereka dibunuh.
Akhirnya dalam musyawarah para pemuka Quraisy itu diputuskan untuk memboikot Bani Hasyim dan Bani Muthalib. Isi keputusan itu menyatakan bahwa orang-orang Quraisy tidak boleh bergaul dengan Bani Hasyim atau pun sebaliknya. Tidak boleh mengadakan jual beli dan berbicara dengan mereka, bahkan tidak boleh berkunjung ke rumah-rumah mereka. Keputusan ini terus berlaku selama Bani Hasyim tidak menyerahkan Muhammad saw. untuk dibunuh. Keputusan tersebut tidak hanya berupa kata-kata, bahkan mereka membuat maklumat tertulis pada tanggal satu Muharram tahun ketujuh kenabian. Maklumat yang ditandatangani oleh tiap pemuka Quraisy itu digantung di dinding Ka’bah supaya semua orang dapat mengetahui dan mematuhinya.
Pemboikotan itu berjalan selama tiga tahun iaitu dari Muharram tahun ke-7 hingga tahun ke-10 kenabian dan selama itu Muhammad beserta Bani Hasyim dan Bani Muthalib terkurung di sebuah lembah di kota Makkah.
·         Mereka tidak dibenarkan keluar dari lembah itu dan tidak diper-bolehkan jual beli dengan kaum Quraisy bahkan dengan pedagang asing sekalipun.
·         Mereka yang melanggar, dihukum dengan hukuman yang kejam.
·         Pemboikotan ini sudah tentu mengakibatkan Bani Hasyim dan yang lainnya menderita kesusahan dan kelaparan.
·         Mereka tidak boleh keluar dari lembah itu untuk mendapatkan keperluan mereka dari orang-orang Quraisy, pedagang lain pun tidak berani datang ke tempat mereka.
·         Sebagian kaum wanita yang sedang menyusui, air susunya kering, sehingga tidak dapat menyusui bayinya dan anak-anak mereka menangis menjerit-jerit kelaparan.
·         Ada sedikit makanan yang diseludupkan oleh para lelaki kaum Quraisy yang telah menikah dengan wanita-wanita Bani Hasyim.
·         Nabi Muhammad saw. dan para sahabatnya tetap teguh dalam keimanan mereka, bahkan dalam keadaan demikian, mereka sempat pula menyampaikan risalah Ilahi kepada manusia yang senasib dengan mereka.
Akhirnya setelah tiga tahun berlalu, atas kehendak dan kemurahan Allah Swt, maklumat yang digantung di dinding Kabah itu pun hancur dimakan rayap, dan pemboikotan yang dilakukan terhadap Bani Hasyim dan keluarganya itu dengan sendirinya tidak berlaku lagi.

Ma Fi Qalbi Ghairullah~
Wallahu'alam~

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...